PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS DI SD NEGERI 076071 LASARA LAFAU

PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS DI SD NEGERI 076071 LASARA LAFAU 

Website : http://sdn076071lasaralafau.gtc47.com/

          Pemerintah RI meminta semua pihak ikut mendukung pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas  untuk menghindarkan generasi muda Indonesia dari Learning loss atau penurunan capaian pembelajaran.

          Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menjelaskan, PTM terbatas merupakan upaya menyelamatkan anak-anak Indonesia dari risiko dampak negatif Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) secara berkepanjangan.
Jika tak segera menerapkan PTM terbatas, generasi ini dikhawatirkan akan sangat sulit untuk mengejar ketertinggalan ke depannya.

          Menindaklanjuti hal ini, Kepala SD Negeri 076071 Lasara Lafau Talibudi Zendrato, S.Pd.,MM senantiasa memberikan semangat kepada seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan bahkan kepada seluruh warga sekolah untuk tetap antusias dalam pelaksanaan PTM terbatas dengan mengedepankan pemberlakuan protokol kesehatan.

          Pada pertemuan Tendik (Tenaga Pendidik) dan Tekependik (Tenaga Kependidikan) SD Negeri 076071 Lasara Lafau, minggu yang lalu Kepala Sekolah menegaskan kepada guru Mingguan (4 s/d 9 Oktober 2021) Leli  Suarniwati Zendrato, S,Pd, agar mulai minggu ini kita memberikan motivasi kepada seluruh warga sekolah untuk mematuhi Protokol kesehatan secara ketat.

          Pemberlakuan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di  SD  Negeri 076071Lasara Lafau  dilaksanakan dengan cara  dibagi 3 sif setiap kelas.  Sif 1 masuk sekolah setiap Senin dan Kamis, sif 2 masuk hari Selasa dan Jumat serta sif 3 masuk setiap hari Rabu dan Sabtu, sehingga  sekolah aktif  setiap hari dari hari  Senin sampai hari Sabtu mulai dari kelas 1 sampai 6.  Artinya dalam satu kelas peserta didik yang masuk setiap hari  hanya 5 sampai 8 orang anak saja. 

          Pelaksanaan PTM Terbatas di SD Negeri 076071 Lasara Lafau ini diawali dengan mengharuskan seluruh warga belajar memakai masker. Sebelum masuk ke dalam kelas terlebih dahulu peserta didik dibariskan di depan kelas untuk pelaksanaan kegiatan cuci tangan dan pengetesan suhu badan dengan  memperhatikan jarak antara peserta didik yang satu dengan yang lain.  Setelah itu baru Kegiatan pembelajaran dimulai dengan tetap menjaga protokol kesehatan selama 2 jam.
       Tentunya dalam hal ini kita berharap agar Pemberlakuan Pembelajaran Tatap Muka Full  segera diberlakukan setelah Program Vaksinasi peserta didik sudah selesai.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Modul 1.1 Refleksi Filosofis Pendidikan Nasional - Ki Hadjar Dewantara pada Pembekalan Calon Pengajar Praktik (CPP) Angkatan 6 Gelombang ke-2 Tahun 2022